Program Kampung Iklim

Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan program berlingkup nasional dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, serta penurunan emisi gas rumah kaca.

Desa Sukorahayu merupakan salah satu Desa Proklim di Kabupaten Lampung Timur.

Sosialisasi dan Pengumpulan Data Proklim dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Timur.

Hari Selasa tanggal 07 Maret 2023, dilakukan pengumpulan data Proklim di Desa Sukorahayu dihadiri oleh :

  • Ibu Maya Sakti, S.Sos., M.M sebagai Kabid Pengendalian Pencemaran dan Konservasi SDA beserta Staf
  • Bapak Kasbullah sebagai Kepala Desa Sukorahayu beserta Perangkat Desa
  • Bidan Desa
  • Perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH)
  • Perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT)
  • Perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)

Tujuan

Program Kampung Iklim dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai perubahan iklim dan dampak yang ditimbulkannya sehingga seluruh pihak terdorong untuk melaksanakan aksi nyata yang dapat memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi perubahan iklim serta memberikan kontribusi terhadap upaya pengurangan emisi GRK.

Hal lain yang diharapkan dapat tercapai melalui pelaksanaan ProKlim adalah:

  • Menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam melaksanakan adaptasi perubahan iklim, termasuk menjaga nilai-nilai kearifan tradisional atau lokal yang dapat mendukung upaya penanganan perubahan iklim dan pengendalian kerusakan lingkungan secara umum.
  • Menjembatani kebutuhan masyarakat dan pihak-pihak yang dapat memberikan dukungan untuk pelaksanaan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
  • Meningkatkan kerjasama seluruh pihak di tingkat nasional dan daerah dalam memperkuat kapasitas masyarakat untuk melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
  • Menumbuhkan gerakan nasional adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui pelaksanaan kegiatan berbasis masyarakat yang bersifat aplikatif, adaptif dan berkelanjutan.
  • Mengoptimalkan potensi pengembangan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dapat memberikan manfaat terhadap aspek ekologi, ekonomi dan pengurangan bencana iklim.
  • Mendukung program nasional yang dapat memperkuat upaya penanganan perubahan iklim secara global seperti gerakan ketahanan pangan, ketahanan energi, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pencapaian target penurunan emisi

Related Posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x